Stabilitas Termal

Stabilitas Termal adalah kemampuan suatu bahan atau senyawa untuk mempertahankan sifat kimia, fisik, atau strukturnya saat terkena perubahan suhu. Sifat ini penting dalam kimia, biologi, dan industri karena menentukan ketahanan bahan terhadap degradasi, reaksi tidak diinginkan, atau kerusakan akibat panas.

Fitur utama:

  • Menunjukkan ketahanan senyawa atau material terhadap panas.

  • Berguna dalam proses industri seperti produksi plastik, farmasi, dan makanan.

  • Dapat mempengaruhi umur simpan produk dan efisiensi reaksi kimia.

  • Diuji melalui metode eksperimental seperti termogravimetri atau diferensial scanning calorimetry (DSC).

Contoh:

  • Enzim tertentu memiliki stabilitas termal tinggi, sehingga tetap aktif pada suhu tinggi.

  • Plastik polimer yang tahan panas digunakan dalam peralatan dapur atau komponen elektronik.

Slogan yang cocok:

“Menilai ketahanan bahan terhadap panas untuk keamanan, efisiensi, dan kualitas produk.”

You May Also Like

About the Author: osmosisdao

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *